Info Online

Home arrow Opini
Opini
Sinopsis Thesis PDF Cetak E-mail
Tuesday, 18 November 2008
PENGARUH PERUBAHAN SOSIAL AKIBAT PEMBANGUNAN KAWASAN INDUSTRI BUNTARAN TERHADAP POLA PEMUKIMAN PETANI TAMBAK GARAM
THE EFFECT OF SOCIAL CHANGE CAUSED BY THE DEVELOPMENT OF BUNTARAN INDUSTRIAL AREA TO SETTLEMENT PATTERN OF SALT LAKE FARMERS IN KELURAHAN BUNTARAN KECAMATAN TANDES KOTA SURABAYA

Created by SUHARTO

Baca lebih lanjut...
 
Keterpaduan Sosial dan Fungsional dalam manajemen perkotaan PDF Cetak E-mail
Tuesday, 18 November 2008
 Pembangunan Kota secara nasional sangat bersifat multidimensional yang melibatkan banyak aspek baik aspek sosial, ekonomi, budaya, politik maupun idiologi. Pada merencanakan dan melaksanakan pembangunan dapat dibagi dalam dua wilayah utama, yaitu wilayah Perkotaan dan wilayah Pedesaan/Kampung.






Baca lebih lanjut...
 
Konflik Spatial & Perencanaan Partisipatif PDF Cetak E-mail
Wednesday, 12 November 2008
 Dewasa ini kebutuhan akan ruang sebagai wadah kegiatan pembangunan dirasakan semakin meningkat. Hal ini antara lain disebabkan meningkatnya jumlah dan jenis kegiatan pembangunan yang membutuhkan ruang. Tanpa perencanaan atau penataan yang memadai, kegiatan-kegiatan dimaksud akan menimbulkan konflik dalam pemanfaatan ruang dan kelihatannya ada kecenderungan pemanfaatan dimaksud sudah sampai pada taraf dimana aspek konservasi lingkungan tidak lagi diperhatikan. Oleh karenanya perencanaan ruang mutlak diperlukan dan diharapkan akan dapat berfungsi sebagai arahan spasial bagi semua kegiatan pembangunan agar pemanfaatan ruang yang serasi dan optimal dapat dicapai. Selanjutnya perencanaan itu menjadi pedoman yang memuat petunjuk-pertunjuk teknis untuk mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan pembangunan di daerah dengan sasaran pencapaian keserasian dan optimasi pemanfaatan ruang. Pedoman tersebut seyogyanya menggariskan pula mekanisme kegiatan perencanaan dan penataan ruang daerah yang melibatkan berbagai instansi sesuai dengan wewenang dan tanggung jawabnya masing-masing. Dengan adanya pedoman dan kemampuan hukum ini diharapkan kegiatan perencanaan dan penataaan ruang daerah dapat terlaksana dan terkoordinasi dengan baik untuk mencapai sasaran pemanfaatan yang sesuai (serasi) dan optimal. Hal ini pada gilirannya nanti akan menciptakan peluang untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan (enviromentallly sustainable growth).  

   


Baca lebih lanjut...
 
Advertisement